Templates by BIGtheme NET

Cahaya dan Bayangan

Teroris…..
Kata sederhana yang memiliki makna yang sangat banyak. Apa yang terbayang dikepala kalian bila mendengar kata tersebut?. ISIS kah, Bom Bali, pembajakan pesawat,AL – QAEDA, Kejadian 1 September WTC, pembunuh, rasis, anarkis, radikal dan lain lain. Tapi taukah kalian kenapa semua itu bisa terjadi. Pernah tidak kalian merenungkan kenapa semua itu bisa terjadi. Dan parahnya, yang melakukan semua itu adalah salah satu rakyat bangsa mereka sendiri. Mungkin, kita pernah mendengar kalimat yang berbunyi “….Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”. Kata itu memang benar adanya seperti yang kita lihat sekarang banyak yang dengan mudahnya menghancurkan negaranya sendiri hanya untuk kesenangan kelompok tertentu tanpa melihat kilas balik leluhur dan pendahulunya dalam membangun sebuah tatanan hidup yang bernama Negara dengan damai dan tentram demi menghilangkan api peperangan agar anak – anak, keluarga, dan rakyat tidak mati sia – sia. Kalau ada diantara pembaca yang ingin menjadi teroris, pikirkanlah dengan seribu akal saudara!. Kita ini salah satu diantara jutaan orang yang menginginkan kedamaian dan kesejahteraan, bukan revolusi radikal peperangan!.
Saudaraku pembaca yang budiman. Kebanyakan diantara saudara kita yang menjadi teroris terjadi karena dilandaskan atas ilmu pengetahuan mereka yang masih dangkal dan mudah dipengaruhi merupakan awal dari cikal bakal dari teroris. Mereka memulai pengaruhnya dengan mengacaukan perasaan dan emosi kita yang notabene nya kita masih bingung terhadap jalan hidup kita yang mudah goyah karena tidak dilandaskan oleh agama dan pengetahuan. Oleh karena itu saudaraku pembaca yang budiman, marilah kita merenung sejenak pikirkan siapa kita dan apa jalan hidup kita untuk Negara ini dengan menguatkan tekad yang bulat untuk mencintai dan membela Negara kita dari pengaruh ideologi doktrin radikal yang ingin menghancurkan Negara kita. Kematian bukanlah akhir tetapi kehilangan keyakinan merupakan akhir dari segalanya. Jadilah kita seperti daun, walaupun suatu saat daun itu akan gugur tetapi walaupun gugur daun itu akan menjadi pupuk untuk daun muda yang baru yang akan mewariskan tekad dan semangat untuk masa depan yang lebih cerah. Inilah kita saudaraku, Generasi muda yang akan mencegah teroris tersebut menghancurkan generasi, bangsa dan Negara kita. Marilah kita mengayomi dan merangkul mereka agar terhindar dari tindakan teroris, kita tegakkan azas ideologi Bhinneka Tunggal Ika, kita hapus batas – batas pergaulan perbedaan dalam sosial dan budaya diantara kita. Dengan hanya menyerukan satu suara #DamaiDalamSumpahPemuda

Demikian tulisan ini saya buat. Apabila ada kesalahan dan kekurangan saya mohon maaf.

Sekian terimakasih.